Panduan Lengkap MPASI

Menu makanan dan jadwal makanan pendamping ASI
Amankah MPASI Instan Untuk Bayi?
Amankah MPASI Instan Untuk Bayi?
Gambar Amankah MPASI Instan Untuk Bayi?

Berbicara mengenai MPASI instan, saat ini banyak tersedia bubur bayi kemasan dengan beragam rasa. Selain menawarkan kepraktisan, hal ini juga memberikan kemudahan terutama bagi ibu dengan jadwal yang padat. Yang menjadi pertanyaannya, bagaimana kandungan nutrisi dan keamanan MPASI kemasan dibanding buatan sendiri?

Fakta Menarik MPASI Instan Untuk Bayi

Seperti yang diketahui, nutrisi menjadi salah satu hal wajib menjadi perhatian bagi setiap ibu. Setelah periode ASI terlewati, kini saatnya Anda memperkenalkan MPASI (Makanan Pendamping Asi) untuk si kecil.

Nah, setelah melewati usia 6 bulan salah satu menu yang sering disajikan untuk bayi adalah MPASI instan, atau bubur bayi instan. Tujuannya, agar kebutuhan energi harian si kecil tetap tercukupi. Tapi, aman nggak si memberikan MPASI kemasan untuk bayi?

MPASI Kemasan Tanpa Pengawet

Sebenarnya sah-sah saja jika Anda ingin memberikan MPASI kemasan untuk bayimu. Dengan syarat, MPASI yang diberikan dibuat tanpa pengawet dan pewarna buatan.

Di Indonesia, hal ini sudah menjadi peraturan dari BPOM (Badan Pengawas Obat dan Makanan). Jika makanan untuk bayi tersebut mengandung pengawet sudah pasti tidak akan mendapatkan izin edar.

MPASI kemasan bisa awet karena dikemas dengan teknologi canggih, freeze dry. Ini merupakan jenis teknologi pengerin seluruh bahan sehingga kandungan airnya minim. Dalam kondisi seperti ini, bakteri yang ada tidak akan bertahan hidup.

Menjadikan MPASI Sebagai Selingan

Bahkan meskipun MPASI yang Anda berikan memang aman dikonsumsi bayi, Anda tetap tidak disarankan untuk memberikannya secara terus menerus. Alasannya, yang demikian justru membuat bayi tidak dapat mengenal rasa asli makanan.

MPASI kemasan umumnya diolah dengan berbagai jenis bahan sehingga rasanya pun sudah bercampur. Selain itu, MPASI kemasan juga memiliki tekstur lebih halus dibanding makanan aslinya. Padahal Anda perlu melatih gigi dan gerakan mulut bayi lewat makanan bertekstur.

Oleh karenanya, Anda diharuskan untuk memberikan MPASI sebagai selingan, bukan makanan rutinan. Sementara itu, seiring dengan pertambahan usia bayi tekstur makanan sebaiknya diberikan yang lebih padat dan kasar.

Kandungan Nutrisi Tak Kalah dengan Makanan Rumahan

Dalam pembuatannya, MPASI kemasan biasanya sudah melewati proses penambahan nutrisi tertentu. Salah satu zat gizi yang ditambahkan dalam bubur instan bayi ini adalah zat besi.

Karena, untuk bayi usia 6 bulan ke atas membutuhkan zat besi sebanyak 11 mg di setiap harinya. Hal tersebut diklaim baik untuk meningkatkan perkembangan otak bayi.

Menambahkan Bahan Makanan Segar Lainnya

Agar bayi mendapatkan nutrisi cukup dan lengkap, sekaligus bisa mengenal berbagai rasa juga tekstur makanan, Anda harus menambahkan bahan makanan segar lain ke dalam MPASI bayi.

Beberapa bahan makanan yang bisa ditambahkan dalam MPASI kemasan antara lain labu kuning, bayam, brokoli, daging ayam, ikan, hati ayam dan susu.

REFERENSI

  • Sebelum Membeli dan Dikonsumsi Bayi, Ketahui Dulu 5 Fakta Bubur Bayi Instan. Diakses 4 November 2020
  • Amankah Bubur Bayi Instan untuk MPASI Anak?. Diakses 4 November 2020
  • Bubur Bayi Instan atau Bubur Bayi Buatan Sendiri, Mana yang Lebih Baik?. Diakses 4 November 2020
  • Foto diambil dari situs parenting.orami.co.id. Diakses 5 November 2020

Artikel di atas belum ada tanggapan. Jadilah yang pertama memberikan pendapat. Pendapat bunda akan sangat berharga bagi yang lain.

* Wajib diisi. Dapatkan 🎁 teether, kolam anak, atau mobil-mobilan hanya dengan memberikan tanggapan atau pertanyaan.