Panduan Lengkap MPASI

Menu makanan dan jadwal makanan pendamping ASI
Bahaya Susu Sapi Segar Pada Bayi yang Harus Diketahui
Bahaya Susu Sapi Segar Pada Bayi yang Harus Diketahui
Gambar Bahaya Susu Sapi Segar Pada Bayi yang Harus Diketahui

Menjadi pelengkap nutrisi harian, susu sapi dikonsumsi dalam bentuk segar maupun lewat proses sterilisasi, contohnya di pasteurisasi atau UHT.

Dikemas dalam banyak rasa dan penyajian, susu sapi mengandung 149 kal kalori, 7.9 g lemak, 7.7 g protein, 11.7 g karbohidrat, 8% vitamin A, dan bebas serat. Ini baik untuk tumbuh kembang anak.

Faktanya, makanan yang baik tak selamanya jadi baik jika dikonsumsi disaat yang salah, tak terkecuali susu sapi segar yang ternyata bahaya jika dikonsumsi bayi baru lahir. Kenapa?

Bahaya Susu Sapi Segar Pada Bayi yang Harus Diketahui

American Academy of Pediatrics (AAP) mengatakan bahwa, bayi baru lahir seharusnya tidak mengkonsumsi susu sapi segar hingga usia 12 bulan. Susu sapi segar mengakibatkan penyakit serius, antara lain:

  • Anemia
  • Diare
  • Ketidakseimbangan elektrolit

Dalam kondisi parah, hal tersebut menyebabkan kerusakan permanen dan mengancam nyawa bayi. Meski kaya nutrisi, susu sapi segar bukanlah pengganti ASI atau susu formula.

Berikut adalah beberapa masalah kesehatan jika bayi mengkonsumsi susu sapi segar.

Kekurangan Gizi

Ada beberapa kondisi kesehatan yang dapat terjadi jika bayi mengkonsumsi susu sapi segar, seperti kekurangan vitamin E, zat besi, dan asam linoleat.

Bayi yang kekurangan vitamin E dapat menyebabkan gangguan belajar seumur hidup dan keterlambatan perkembangan motorik jika tidak ditangani dengan cepat dan tepat.

Nutrisi yang Berlebih

Bahaya susu sapi segar pada bayi yang selanjutnya adalah dapat membuat bayi justru mengkonsumsi nutrisi dan mineral yang berlebih.

Susu sapi mengandung 150 mg kadar elektrolit kalium yang tinggi. Kandungan tersebut bertugas mengatur asupan cairan di dalam tubuh.

Jika kandungan ini berlebih, maka bisa membebani ginjal bayi yang sedang berkembang dan sebabkan penyakit serius saat bayi kehilangan cairan karena diare atau keringat.

Iritasi Gastrointestinal

Senyawa yang terkandung di dalam susu sapi segar ternyata juga bisa mengiritasi lapisan lambung dan usus bayi. Akibatnya, bayi akan mengalami sakit perut hingga kehilangan darah yang biasanya ditemukan pada tinja bayi.

Kondisi yang lebih buruk lagi adalah menyebabkan anemia defisiensi besi.

Artikel di atas belum ada tanggapan. Jadilah yang pertama memberikan pendapat. Pendapat bunda akan sangat berharga bagi yang lain.

* Wajib diisi. Dapatkan 🎁 teether, kolam anak, atau mobil-mobilan hanya dengan memberikan tanggapan atau pertanyaan.