Panduan Lengkap MPASI

Menu makanan dan jadwal makanan pendamping ASI
5 Cara Gampang Untuk Merawat Mainan Bayi Agar Tetap Bersih
Merawat Mainan Bayi
Gambar Merawat Mainan Bayi

Bukan hanya bayi saja yang harus dirawat. Mainan bayi juga harus Bunda perhatikan. Pasalnya mainan ini yang akan berinteraksi dengan si kecil selama perkembangannya.

Tentu saja mainan bagi si mungil harus higienis dan bersih serta tidak berbahaya bagi bayi. Ada beberapa cara yang bisa Bunda lakukan untuk merawat mainan bayi.

Tentukan Jadwal Mencuci Mainan Bayi

Tentukan jadwal berapa hari sekali Bunda mencuci dan membersihkan mainan si kecil. Dengan adanya jadwal rutin membersihkan mainan, maka dapat menghindarkan bayi dari risiko sakit karena kuman.

Dengan intentitas membersihkan mainan, praktis secara tidak langsung Bunda juga menjaga kebersihan si bayi dan juga kamar si kecil.

Bersihkan Mainan Bayi Sesuai Petunjuk

Cara merawat mainan bayi

Di setiap label mainan terdapat petunjuk bagaimana cara membersihkanya. Ada yang diperbolehkan untuk dicuci dan ada pula yang tidak boleh dicuci:

  • Biasanya mainan elektronik dilarang untuk dicuci karena akan menyebabkan mainan tersebut korslet.
  • Sementara untuk mainan seperti boneka dan mainan selain elektronik diperbolehkan untuk dicuci untuk mengusir kuman dan bakteri yang kadang ada di dalam sela-sela mainan.
  • Ingat! Meskipun boleh dicuci sebaiknya yang berbahan karet jangan dicuci dengan air panas apalagi sampai dimasak karena dapat menimbulkan reaksi kimia berbahaya, seperti meleleh atau menjadi beracun.

Gunakan Bahan yang Aman

Ketika membersihkan mainan, gunakan alat dan bahan yang bersih untuk bayi.

Misalnya ketika hendak membersihkan dengan lap, Bunda bisa menggunakan tisu atau lap kering sehingga mengurangi risiko adanya jamur, bakteri, atau virus yang dapat menyerang bayi.

Selain itu jika mencuci mainan bayi, usahakan menggunakan bahan yang juga aman. Jangan memakai bahan kimia yang bisa merusak mainan dan juga berbahaya bagi si kecil.

Keringkan Mainan Usai Dicuci

Setelah mencuci mainan, jangan langsung ditempatkan di tempat mainan. Mainan tersebut harus dikeringkan terlebih dahulu.

Mainan yang lembab bisa menyebabkan bau tidak sedap dan juga berkembangnya bakteri jahat.

Bunda bisa menjemur di area luar dimana terkena udara bebas dan sinar matahari.

Bisa pula dengan mengeringkan dengan lap sehingga benar-benar kering dan tidak tersisa air serta lembab yang muncul di mainan tersebut.

Letakkan di Tempat yang Benar

Jangan letakkan mainan di sembarang tempat. Ada baiknya Bunda membeli box mainan untuk menempatkan mainan si kecil. Jangan di area yang penuh debu dan juga kotoran.

Letakkan di tempat yang aman dan jauh dari jangkauan si bayi serta kondisi yang tidak lembab.

Hal ini untuk menghindari mainan diacak-acak oleh si kecil dan juga membuat mainan tetap bersih dan tidak berbahaya.

Ketika si kecil memasuki usia 7 hingga 8 bulan, mereka sudah bisa bergerak dan merangkak untuk mengambil mainan kesayangannya.

Sortir Mainan

Diupayakan untuk mensortir mainan yang sudah tidak layak di gunakan. Bunda bisa memberikan mainan tersebut ke badan amal atau memperbaiki sehingga kembali layak di gunakan.

Dengan mensortir mainan, Bunda bisa memberikan jaminan keselamatan bagi si kecil agar tidak terkena ornamen-ornamen dari mainan yang lepas.

Artikel di atas belum ada tanggapan. Jadilah yang pertama memberikan pendapat. Pendapat bunda akan sangat berharga bagi yang lain.

* Wajib diisi.