Panduan Lengkap MPASI

Menu makanan dan jadwal makanan pendamping ASI
Cara Mendaftarkan BPJS Kesehatan Bayi Baru Lahir
Cara Mendaftarkan BPJS Kesehatan Bayi Baru Lahir
Gambar Cara Mendaftarkan BPJS Kesehatan Bayi Baru Lahir

Perlukah mendaftarkan BPJS kesehatan bayi baru lahir? BPJS (Badan Penyelenggara Jaminan Sosial) adalah sistem jaminan sosial nasional yang diberlakukan di Indonesia.

Melalui program JKN-KIS, negara ingin memastikan seluruh penduduk Indonesia terlindungi jaminan kesehatan yang adil, komprehensif dan merata. Setelah dilahirkan ke dunia, selain mendaftarkan akte kelahiran anak Anda juga harus mendaftarkan BPJS untuk buah hati tercinta.

Terlepas dari hal tersebut, penting bagi Anda untuk mempelajari prosedur mendapatkan pelayanan optimal dari BPJS. Jangan lupa pula untuk memenuhi kewajiban bayar premi di setiap bulannya agar tidak ada halangan saat bayi Anda berobat.

Cara Mendaftarkan BPJS Kesehatan Bayi Baru Lahir

Syarat Daftar BPJS Kesehatan

Seperti yang kita tahu bersama, untuk cara mendaftarkan BPJS kesehatan bayi baru lahir Anda juga perlu menyiapkan dokumen yang dibutuhkan, seperti surat keterangan lahir dari bidan atau rumah sakit, KK, KTP orangtua, surat nikah orangtua dan BPJS kesehatan orangtua.

Dalam hal ini Anda perlu menyiapkan dokumen asli dan fotokopiannya. Setelah itu, silakan datang ke kantor pusat atau cabang BPJS terdekat.

Pendaftaran BPJS untuk bayi baru lahir sebaiknya dilakukan dalam waktu 3×24 jam setelah bayi dilahirkan, atau sebelum bayi dibawa pulang. Tujuannya, agar pertanggungan jainan kesehatan bisa berlaku.

Artinya, jika Anda sudah pulang dari rumah sakit, pertanggungan jaminan kesehatan menjadi tidak berlaku lagi.

Mendaftarkan Dalam Waktu Maksimal 28 Hari

Perlu diketahui, menurut peraturan yang diberlakukan, bayi baru lahir untuk didaftarkan ke BPJS kesehatan maksimal 28 hari setelah dilahirkan.

Jika tidak, Anda tetap harus bayar iuran BPJS sejak bayi dilahirkan plus denda pelayanan ketika bayi mendapat layanan rawat inap. Tidak hanya itu, Anda juga masih harus menanggung biaya perawatan dan obat-obatan yang dibutuhkan oleh bayi.

Fakta Tentang BPJS Kesehatan

  • Tidak sama seperti asuransi swasta yang memiliki batasan dan syarat beberapa jenis penyakit, BPJS dibuat untuk menanggung semua jenis penyakit dari seluruh jenjang usia dan tingkat keparahan penyakit yang diderita.
  • Besar premi dibayarkan berdasarkan fasilitas kesehatan yang dinikmati, yakni terbagi menjadi kelas I-III.
  • Menganut pola rujukan yang berjenjang. Artinya, pasien tidak memiliki kebebasan memeriksakan diri ke rumah sakit, atau fasilitas kesehatan yang diinginkan.
  • Memiliki keterbatasan rumah sakit dan fasilitas kesehatan yang bekerjasama dengan BPJS kesehatan.
  • Biaya pengobatan dan pemeriksaan laboratorium termasuk dalam layanan BPJS.
  • Penarikan biaya diberlakukan jika peserta meminta fasilitas yang lebih tinggi dari hak yang semestinya didapatkan.

REFERENSI

  • Sudah Tahu, Bu? Ini Caranya Daftarkan BPJS Kesehatan untuk Bayi Baru Lahir. Diakses 30 November 2020
  • 5 Fakta yang Harus Diketahui tentang BPJS Kesehatan. Diakses 30 November 2020
  • Foto diambil dari situs bangkaposwiki.tribunnews.com. Diakses 30 November 2020

Artikel di atas belum ada tanggapan. Jadilah yang pertama memberikan pendapat. Pendapat bunda akan sangat berharga bagi yang lain.

* Wajib diisi. Dapatkan 🎁 teether, kolam anak, atau mobil-mobilan hanya dengan memberikan tanggapan atau pertanyaan.