Panduan Lengkap MPASI

Menu makanan dan jadwal makanan pendamping ASI
Cara Mengatasi Bau Badan Tidak Sedap Pada Bayi: Ada 3 Penyakit dan Fatal Efeknya
cara memandikan bayi
Gambar cara memandikan bayi

Aroma pada bayi memiliki harum tersendiri. Akan tetapi jika bau badan tidak sedap pada bayi mulai merebak, tentu saja akan membuat aroma yang kurang menyegarkan.

Bunda tidak perlu khawatir jika si kecil mulai menunjukkan aroma bau badan yang kurang sedap. Ada beberapa cara yang bisa Bunda coba.

Pada bagian akhir artikel kami paparkan 3 penyakit bau badan bayi jika memang cara-cara di bawah sudah dilakukan tapi bau tidak kunjung hilang.

Efek penyakit tersebut berbahaya bagi kesehatan dan masa depan bayi.

Mandi Air Hangat

Bunda bisa mengajak si kecil untuk mandi air hangat. Setidaknya 2 kali sehari. Mandi air hangat ini bisa membuat bau badan si mungil kembali segar dan tidak akan bau lagi.

Air hangat bisa membuat bakteri yang ada di badan anak-anak akan hilang. Bakteri ini memang menjadi salah satu penyebab bau badan yang kurang sedap.

Mengeringkan Badan Setelah Mandi

Setelah selesai mandi, jangan langsung menggunakan pakaian atau berkegiatan lain. Bunda harus mengeringkan sisa-sisa air dari bekas mandi air hangat tersebut dari setiap badan si bayi.

Perhatikan lipatan-lipatan sendi dan kulit seperti leher, ketiak, lengan, antara paha dan betis hingga telapak kaki.

Membersihkan bayi setelah mandi

Jangan sampai area-area tersebut luput dari perhatian Bunda. Pasalnya di area-area ini terkadang air masih tersisa yang membuat bakteri akan dengan mudah hidup sehingga memberikan bau yang tidak sedap.

Gunakan Handuk Kering

Perlu diperhatikan pula ketika membersihkan anak Bunda dengan handuk. Gunakan handuk yang kering dan teksturnya lembut. Jangan gunakan handuk yang sudah dipakai atau dalam keadaan lembab.

Hal ini bisa menyebabkan bakteri masuk ke badan yang akan menyebabkan bau yang tidak sedap.

Gunakan Bedak Bayi dan Pewangi Bayi

Setelah mengeringkan tubuh dan badan anak Bunda, jangan lupa untuk menggunakan bedak bayi serta pewangi bayi agar badan si kecil tetap harum dan segar. Jangan lupa untuk mengoleskannya pada area-area yang rawan untuk terkena bakteri.

Area-area tersebut biasanya terdapat pada leher, lipatan-lipatan seperti lengan, betis dan kaki. Dengan menggunakan bedak bayi dan juga pewangi bayi, tentu akan membuat bakteri penyebab bau badan akan hilang.

Jangan memberikan bedak dan pewangi bayi terlalu banyak karena mengakibatkan bayi jadi cemong dan wanginya menusuk.

Bersihkan Mulut dan Tangan Usai Makan

Setelah menyuapi si mungil dengan MPASI, jangan lupa untuk sesegera mungkin membersihkan mulut, tangan dan juga area-area lainnya yang kemungkinan terkena ceceran dari makanan tersebut.

Karena bekas makanan ini bisa menjadi sarang bakteri yang menyebabkan bau tidak sedap. Bayi juga bisa jamuran gara-gara mulutnya tidak dibersihkan.

Membersihkan mulut bayi yang giginya masih sedikit ada triknya. Gunakan kasa steril untuk membersihkan mulut bayi. Langkahnya sebagai berikut.

  1. Balutkan kasa steril ke jari telunjuk 1-2 balutan saja.
  2. Masukkan jari ke dalam mulut bayi.
  3. Bersihkan lidah, gusi, dan rongga pipi bayi.
  4. Jangan terlalu lama membersihkan, apalagi sampai bayi menangis.
Kasa Steril Husada

Gunakan Pakaian Kering

Gunakan pakaian kering untuk sang buah hati. Pakaian kering ini membuat badan bayi akan lebih nyaman dan tidak lembab.

Hindari pakaian-pakaian yang bisa menyebabkan tingkat kelembaban menjadi lebih tinggi. Jika terlalu lembab, maka bakteri akan mudah untuk muncul dan membuat bau tidak sedap.

Pastikan bahwa pakaian bayi yang dicuci sudah dalam keadaan kering ketika hendak dikenakan kembali. Jangan ada lembab sama sekali. Cara ini bisa mengurangi bau badan yang tidak sedap pada buah hati Bunda.

Penyakit Yang Mengakibatkan Bau Badan Bayi

Ada bau badan yang tidak bisa dihilangkan dengan cara-cara yang sudah disebutkan di atas.

Bau badan ini disebabkan oleh penyakit. Kalau sudah begini konsultasikan ke dokter untuk mengatasinya. Berikut adalah cara untuk mengidentifikasinya.

Bau Badan Bayi Beraroma Amis

Bayi yang tetap memiliki aroma amis secara terus menerus meskipun sudah dimandikan secara bersih, kemungkinan mengidap fish odor syndrome.

Hal ini disebabkan oleh tubuh bayi yang kekurangan enzim sehingga mencegah proses mencerna trimethylaminuria disingkat TMA.

TMA diproduksi oleh bakteri perut. Bau yang dihasilkan oleh TMA akan tercium dari napas, keringat, dan air kencing.

Bau Badan Bayi Beraroma Manis

Bau badan bayi atau urin bayi yang aromanya manis dan seperti sirup maple dipengaruhi oleh keadaan genetis.

Keadaan genetis tersebut disebut maple syrup urine disease (MSUD). Keadaan ini membuat metabolisme dalam tubuh bayi terganggu dan tidak bisa memproses protein tertentu.

Protein tersebut menumpuk dalam darah dan dapat disekresikan melalui urin sehingga bau urin tersebut beraroma manis. Bahayanya adalah otak bayi rentan cedera ketika mengalami benturan fisik.

Bau Badan Bayi Beraroma Apek

Bau apek pada badan bayi bisa jadi merupakan penyakit metabolisme yang dinamakan phenylketonuria (PKU).

Penyakit tersebut membuat bayi tidak dapat memproses phenylalanine dalam tubuh. Hal tersebut dapat menumpuk asam amino dalam darah dan otak bayi.

Efeknya adalah kemampuan belajar bayi dapat menurun, perilaku yang sulit dikendalikan, epilepsi, cedera otak dan syaraf.

Bawa Ke Dokter

Kalau sudah dapat mengidentifikasi penyakit bau badan bayi di atas sebaiknya langsung konsultasikan ke dokter.

Jangan menunggu lama daripada di kemudian hari berpengaruh besar bagi kesehatan dan masa depan bayi.

Artikel di atas belum ada tanggapan. Jadilah yang pertama memberikan pendapat. Pendapat bunda akan sangat berharga bagi yang lain.

* Wajib diisi.