Panduan Lengkap MPASI

Menu makanan dan jadwal makanan pendamping ASI
Cara Menidurkan Bayi Agar Terhindar Dari Bahaya
Cara Menidurkan Bayi
Gambar Cara Menidurkan Bayi

Bayi pada usia 0 hingga 12 bulan akan sering tidur dan menangis. Hal ini memang sudah menjadi salah satu unsur alami. Bayi membutuhkan waktu 15 hingga 17 jam sehari untuk tidur. Bisa dibayangkan dalam 24 jam, bayi membutuhkan waktu selama itu untuk tidur.

Meski secara garis besar cukup mudah menidurkan bayi, akan tetapi ternyata dalam menidurkan bayi ini tidak boleh sembarangan. Karena perlakukan antara tidur bayi dan manusia dewasa jelas berbeda. Bunda harus memperhatikan beberapa faktor penting ketika hendak menidurkan bayi.

Posisi Tidur

Posisikan bayi ketika tidur dalam keadaan terlentang. Usia 0 hingga 12 bulan posisi yang sangat aman untuk tidur adalah berbaring atau terlentang. Pasalnya posisi ini akan membuat bayi aman dari tersedak ludah serta terhindar SIDS atau kematian mendadak akibat tersedak.

Bahkan manusia dewasa juga berpotensi untuk terkena SIDS seperti contohnya musisi ternama Jimi Hendrix yang meninggal akibat tersedak muntah diwaktu tidur. Posisi terlentang dan berbaring merupakan posisi yang pas dan aman untuk bayi di bawah usia 1 tahun.

Bebaskan Kepala Bayi dari Benda-benda

Ketika meletakkan bayi di ranjang atau tempat tidur bayi, usahakan untuk membebaskan kepala bayi dari benda-benda seperti mainan, bantal, guling, selimut dan juga barang-barang lainnya. Hal ini untuk menghindari kepala bayi akan tertutup dan membuatnya sesak nafas.

”Cara

Pada usia 0 hingga 12 bulan bayi tidak bisa melakukan apa-apa kecuali menangis. Ketika kepala bayi tertutup benda atau barang, maka bayi akan kesulitan untuk menangis dan tentu saja membuat orang tua tidak akan tahu kondisi sebenarnya.

Hindari Tidur di Sofa

Jangan sekali-kali menidurkan bayi di sofa. Pasalnya di sofa terdapat sudut-sudut sempit yang bisa menyebabkan bayi terjepit. Ketika tidur ada kalanya bayi bergerak kesana kemari yang bisa sangat berbahaya jika diletakkan di area dengan sudut-sudut sempit.

Ketika diletakkan di sofa, ada kemungkinan kepala, tangan dan juga kaki akan tersangkut di sudut sempit seperti headrest sofa dengan alas atau bagian arm rest dengan alas sofa. Hal ini sangat membahayakan.

Pilih Alas Tidur Padat

Ada kalanya kita berpikiran bahwa untuk membuat bayi tenang ketika tidur, maka alas tidurnya harus yang empuk. Akan tetapi pikiran tersebut salah. Untuk alas tidur yang baik bagi bayi adalah matras yang padat dengan tambahan pelapis yang pas dan jangan terlalu longgar. A

las yang empuk dan sprei yang longgar bisa membuat kepala bayi akan tertutup sprei dan menyebabkan sesak nafas.

Ranjang yang Aman

Jika memilih ranjang bayi, pilihlah ranjang yang sudah memiliki sertifikat keamanan. Pasalnya banyak ranjang bayi yang tidak aman. Seperti alas yang kurang padat, cat yang mengandung bahan kimia hingga kekuatan struktur ranjang. Hal ini jelas bisa membahayakan bagi bayi.

Artikel di atas belum ada tanggapan. Jadilah yang pertama memberikan pendapat. Pendapat bunda akan sangat berharga bagi yang lain.

* Wajib diisi.