Panduan Lengkap MPASI

Menu makanan dan jadwal makanan pendamping ASI
Hal yang Bisa Tingkatkan Resiko Bibir Sumbing Pada Bayi
Hal yang Bisa Tingkatkan Resiko Bibir Sumbing Pada Bayi
Gambar Hal yang Bisa Tingkatkan Resiko Bibir Sumbing Pada Bayi

Ada beberapa hal yang bisa tingkatkan resiko bibir sumbing pada bayi. Apa saja?

Ya, setiap orang pasti mendambakan agar buah hatinya kelak lahir dalam kondisi sehat dan sempurna. Tapi, kadang kalanya bayi mengalami kelainan bawaan seperti bibir sumbing. Cacat bawaan lahir ini umumnya ditandai dengan adanya celah pada bibir. Yang mana celah tersebut muncul di tengah, kanan atau bagian kiri bibir.

Kondisi cacat pada bayi ini dapat dipucu oleh beberapa hal. Mari simak ulasan lengkapnya berikut ini.

Hal yang Bisa Tingkatkan Resiko Bibir Sumbing Pada Bayi

Diperkirakan ada sekitar 700 kelahiran, satu diantaranya memiliki kondisi cacat lahir seperti bibir sumbing. Menurut Pusat Data Kemenkes Republik Indonesia, persentase bayi dengan kondisi tersebut dari tahun 2014-2018 mencapai 20.4%.

Dibanding bayi perempuan, bayi dengan jenis kelamin laki-laki termasuk yang paling banyak ditemukan dengan kondisi bibir sumbing. Dan berikut adalah hal yang bisa tingkatkan resiko bibir sumbing pada bayi. Tiap-tiap orangtua pastinya wajib mengetahui hal ini.

Obesitas Saat Kehamilan

Hal yang bisa tingkatkan resiko bibir sumbing pada bayi pertama adalah obesitas. Untuk itu, jika Anda berencana untuk hamil sebaiknya turunkan berat badanmu terlebih dulu.

Pengkonsumsian Obat-Obatan Tertentu

Obat-obatan yang sering dikonsumsi selama kehamilan juga menjadi penyebab bibir sumbing paling tinggi. Jenis obat-obatan yang dimaksudkan antara lain isotretinon, methotrexate dan obat anti-kejang.

Untuk itu, para ibu hamil tidak disarankan untuk sembarangan dalam mengkonsumsi obat. Sebaiknya konsultasikan terlebih dulu dengan dokter sebelum mengkonsumsinya.

Kekurangan Asupan Nutrisi

Kurangnya asupan nutrisi juga menjadi penyebab bayi mengalami bibir sumbing saat dilahirkan. Ibu hamil dengan kekurangan asupan folat dan vitamin A, cenderung lebih beresiko melahirkan bayi dengan kondisi cacat, seperti bibir sumbing.

Kekurangan Asam Folat

Seperti yang sudah kami sebutkan di atas, kurangnya asupan asam folat meningkatkan resiko bayi lahir dengan bibir sumbing. Oleh karenanya, saat kehamilan pastikan untuk memenuhi kebutuhan asam folat sebagai salah satu cara mencegah bayi dengan bibir sumbing.

Bayi dengan Sindrom Pierre Robin

Ini adalah jenis sindrom yang patut diwaspadai, sebab menyebabkan bayi lahir dengan rahang kecil dan posisi lidah menjorok ke belakang. Bayi dengan sindrom pierre robin akan memiliki celah pada langit-langit rongga mulutnya.

Riwayat Dalam Keluarga

Jika Anda, pasangan atau anggota keluarga lain ada yang lahir dengan bibir sumbing, maka besar kemungkinan bayi yang Anda lahirkan mengalami kondisi yang sama.

Merokok Selama Kehamilan

Susah menghilangkan kebiasaan merokok saat hamil? Ingat, salah satu penyebab bibir sumbing pada bayi yang paling sering terjadi akibat kebiasaan rokok yang dilakukan selama kehamilan. Tidak hanya perokok aktif saja, tetapi ibu hamil yang sering terpapar asap rokok pun juga beresiko melahirkan bayi dengan bibir sumbing.

REFERENSI

Artikel di atas belum ada tanggapan. Jadilah yang pertama memberikan pendapat. Pendapat bunda akan sangat berharga bagi yang lain.

* Wajib diisi. Dapatkan 🎁 teether, kolam anak, atau mobil-mobilan hanya dengan memberikan tanggapan atau pertanyaan.