Panduan Lengkap MPASI

Menu makanan dan jadwal makanan pendamping ASI
Jenis Imunisasi Dasar Untuk Bayi 0-12 Bulan
Jenis Imunisasi Dasar Untuk Bayi 0-12 Bulan
Gambar Jenis Imunisasi Dasar Untuk Bayi 0-12 Bulan

Berikut kami akan bagikan jenis imunisasi dasar untuk bayi 0-12 bulan, ibu baru harus tahu nih!

Singkatnya, pengertian imunisasi adalah proses untuk membuat imun lebih kebal terhadap suatu penyakit. Proses imunisasi biasanya dilakukan dengan cara memberikan vaksin yang nanti akan merangsang sistem kekebalan tubuh.

Pada bayi baru lahir biasanya sudah memiliki antibody yang didapatkan dari ibunya saat dalam kandungan, dan biasanya disebut dengan kekebalan pasif. Tetapi, kekebalan ini hanya bertahan beberapa minggu atau bulan saja. Oleh karenanya, penting untuk memberikan imunisasi pada bayi Anda.

Jenis Imunisasi Dasar Untuk Bayi 0-12 Bulan

Imunisasi Hepatitis B

Ini adalah jenis imunisasi dasar untuk bayi usia kurang dari 12 jam setelah dilahirkan. Imunisasi Hepatitis B berguna untuk mencegah virus Hepatitis B yang bisa menyerang dan merusak hati.

Tentunya, virus Hepatitis B tidak bisa dianggap remeh. Alasannya, virus tersebut bisa menjadi kanker hati hingga berujung pada kegagalan fungsi jika berlangsung sampai dewasa.

Imunisasi Hepatitis B umumnya diberikan kembali pada jarak 4 minggu pasca imunisasi pertama

Imunisasi BCG (Bacille Calmette-Guerin)

Diberikan pada usia 2-3 bulan, imunisasi BCG berguna untuk mencegah bayi terkena radang selaput otak. Di usia tersebut umumnya imunitas bayi masih belum matang, sehingga diwajibkan untuk diberikan jenis imunisasi ini.

Imunisasi Polio

Biar tubuh bayi terlindungi dari virus polio maka Anda disarankan untuk memberikannya imunisasi Polio Tetes, dan diberikan saat usia 2, 3 dan 4 bulan. Sedangkan untuk Polio Suntik diberikan pada usia 2, 4, 6 sampai 18 bulan dan 6-8 tahun.

Jika terlambat memberikan jenis imunisasi tersebut, maka tidak disarankan untuk mengulangi pemberiannya dari awal. Artinya, imunisasi Polio bisa dilanjutkan dan dilengkapi sesuai jadwal.

Imunisasi DPT (Diphteria, Tetanus, Pertussis)

Untuk membantu tumbuh kembang bayi agar tidak terganggu disarankan agar Anda memberikan imunisasi DPT. Pemberian imunisasi DPT sendiri adalah saat bayi berusia 2 bulan. Lalu, dilanjutkan setelah bayi berusia 4 dan 6 bulan.

Imunisasi MR atau Campak

Campak adalah jenis penyakit menular. Nah, agar campak yang diderita bayi tidak menular ke ibu maka diperlukan imunisasi MR.

Selain campak, jenis imunisasi ini juga berguna untuk mencegah penyakit diare atau rubella yang bisa menyerang otak. Imunisasi MR umumnya diberikan dua kali saat bayi berusia 9 dan 24 bulan.

Pemberian imunisasi pada bayi biasanya disertai efek samping, atau KIPI (Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi), seperti nyeri, demam ringan sampai tinggi, bengkak diarea bekas suntikan dan bayi rewel. Namun, efek samping akibat imunisasi tersebut akan hilang dalam 3-4 hari.

REFERENSI

  • Ibu Baru Harus Tahu, Ini 5 Imunisasi Dasar Wajib Diberikan untuk Bayi 0-12 Bulan. Diakses 16 November 2020
  • Foto diambil dari situs dictio.id. Diakses 16 November 2020

Artikel di atas belum ada tanggapan. Jadilah yang pertama memberikan pendapat. Pendapat bunda akan sangat berharga bagi yang lain.

* Wajib diisi. Dapatkan 🎁 teether, kolam anak, atau mobil-mobilan hanya dengan memberikan tanggapan atau pertanyaan.