Mengatur Keuangan Rumah Tangga Atas Kehadiran Bayi (Jakarta)

Morinaga Platinum 800gr
Gambar Morinaga Platinum 800gr

Judul yang tepat adalah cara mengatur keuangan rumah tangga ketika istri baru melahirkan anak pertama dan Anda sekeluarga tinggal di Jakarta. Kehadiran anak pertama memang membawa suasana baru dan kebahagiaan baru. Namun, juga membawa masalah baru yaitu masalah pengeluaran keuangan. Adanya anggota keluarga baru dalam hal ini bayi membuat kita harus mengeluarkan uang entah itu untuk biaya perawatan, makan, kesehatan, dan juga nantinya pendidikan. Apalagi jika Anda tinggal di Jakarta yang semua bahan makanan serba relatif lebih mahal dibandingkan di kota kecil seperti Purwakarta atau Solo. Oleh karenanya pengaturan keuangan perlu dilakukan demi menjaga stabilitas keuangan keluarga Anda.

Pertama-tama kita harus tahu bagaimana kondisi konsumsi kebanyakan orang di Jakarta. Menurut data Badan Pusat Statistik khusus wilayah DKI Jakarta, pada tahun 2015 jumlah persentase pendapatan seseorang yang digunakan untuk membeli makanan di Jakarta adalah sebagai berikut.

  1. Makanan dan minuman jadi (41,78%);
  2. Padi-padian (8,89%);
  3. Tembakau (9,08%);
  4. Telur dan susu (7,57%);
  5. Ikan (5,92%);
  6. Lain-lain (26,75%);
Kurangi MMT

Kurangi Pengeluaran MMT

Pertama, melalui angka tersebut dapat diasumsikan bahwa sebagian keluarga di Jakarta paling sering menggunakan uangnya untuk membeli makanan dan minuman jadi dibandingakan membuat makanan sendiri di rumah. Kedua, tembakau menjadi pilihan nomor dua untuk menghabiskan uang. Tembakau di sini maksudnya adalah rokok. Kelompok yang sering mengkonsumsi rokok adalah laki-laki tentunya. Sekali lagi kita hitung dan ingat bahwa makanan dan minuman jadi, dan tembakau (kita singkat saja: MMT) bila dijumlahkan menjadi lebih dari 50%!

Uang Tambahan Untuk Merawat Bayi

Apa artinya 50% biaya makan dan minum itu? Katakanlah Anda suami dan istri yang bekerja dengan total pendapatan bulanan gabungan sebesar Rp10.000.000, lalu Anda menghitung ternyata pengeluaran bulanan untuk membeli makanan adalah sebesar Rp4.000.000. Dengan demikian, pengeluaran yang dikeluarkan untuk MMJ adalah sebagai berikut.

  • Pengeluaran makanan dan minuman alias jajan sebesar Rp1.670.000
  • Pengeluaran rokok sebesar Rp363.000

Total pembulatan dari pengeluaran makanan dan minuman tersebut adalah Rp2.000.000. Banyak? Coba kita lihat apa yang bisa kita lakukan dengan Rp2.000.000 untuk bayi Anda.

  • Susu Formula Morinaga BMT Platinum 800gr untuk bayi 0-6 bulan seharga Rp250.000-Rp280.000
  • Popok Rp70.000
  • Berbagai vaksinasi bisa Rp1.000.000
  • Biaya mainan bayi Rp250.000
  • Biaya pakaian bayi Rp250.000

Itu saja sudah hampir Rp2.000.000. Kalau misalnya Anda tidak berhemat dari MMT Anda cuma punya sisa pendapatan bulanan sebesar Rp4.000.000 yang mungkin akan dikeluarkan untuk bayar cicilan, beli baju baru, uang transportasi, uang service kendaraan, dan lain-lain. Oleh karenanya, salah satu trik mendapatkan uang tambahan untuk merawat bayi adalah mengurangi pembelian makanan dan minuman jadi. Lalu hentikan merokok, karena selain menghemat uang juga menjaga keluarga Anda tetap sehat dari berbagai penyakit.