Panduan Lengkap MPASI

Menu makanan dan jadwal makanan pendamping ASI
Oh Ternyata Mencari Omega-3 dari Makanan Satu ini Tidak Sulit Lho
MPASI Ikan Tuna
Gambar MPASI Ikan Tuna

Ikan merupakan salah satu makanan sehat untuk bayi yang bagus untuk MPASI. Salah satu jenis ikan yang biasanya dicari para mom untuk memberi asupan gizi si kecil adalah ikan tuna. Memang berdasarkan chart makanan, ikan tuna sudah boleh diberikan kepada sang buah hati untuk MPASI.

Namun ada baiknya sebelum memberi ikan ini, mom memeriksa terlebih dahulu riwayat alergi karena takutnya tubuh si kecil menolak asupan makanan ini. Nah, pasti penasaran kan kira-kira apa saja sih manfaat ikan tuna ini untuk bayi?

Kandungan Omega-3 yang Sangat Tinggi

Tuna ternyata mengandung protein tanpa lemak jenuh tinggi lho mom. Protein berguna untuk menjaga otot si kecil selalu kuat. Bagaimana mom? Sangat pas bukan jika untuk asupan makanan pendamping ASI bagi buah hati?

Selain itu, ikan tuna juga mengandung asam lemak omega-3 yang sangat tinggi. Dilansir dari situs makananbayi-sehat.com, Omega-3 berguna untuk membantu tumbuh kembang otak pada anak. Asam ini juga berguna untuk mengurangi risiko obesitas lantaran meningkatkan respon insulin yang ada di dalam tubuh.

Kandungan Vitamin dan Mineral yang Tidak Sedikit

Tuna memang sarat gizi dan nutrisi. Selain mengandung lemak jenuh rendah dan juga sumber protein, ikan tuna juga mengandung vitamin B. vitamin jenis ini berguna untuk memelihara sel darah merah dan menjaga metabolisme tubuh. Jadi dengan mengonsumsi ikan tuna secara rutin, anak akan tumbuh aktif, energik, dan sehat mom.

MPASI Ikan Tuna

Tidak hanya vitamin B, ikan tuna juga memiliki kandungan DHA yang berguna untuk meningkatkan sistem imun bayi. Bahkan menurut sebuah penelitian dilansir dari kumparan.com, anak yang diberi ikan tuna secara rutin ternyata memiliki sistem imun yang setingkat lebih baih dari anak yang tidak pernah mengonsumsi ikan ini.

Tapi Harap Berhati-Hati dengan Paparan Merkuri

Sebenarnya memberi ikan tuna memang menyehatkan. Namun dewasa ini banyak orang tua yang takut memberi buah hati mereka ikan tuna lantaran takut adanya paparan merkuri. Merkuri merupakan logam dari berbagai proses manufaktur dan jika masuk ke air serta bersentuhan dengan bakteri, maka zat tersebut dapat terserap oleh ikan yang hidup disana.

Untuk itulah dilansir dari situs makananbayi-sehat.com, Federal Food and Drug Administration (FDA) menyarankan batas aman anak untuk mengonsumsi ikan laut adalah dua hingga tiga porsi saja per minggunya.

Sedangkan menurut Environmental Protection Agency (EPA), ada beberapa jenis tuna yang memiliki kandungan merkuri lebih banyak dibanding ikan yang lain, yakni jenis albacore atau yang mom kenal dengan “tuna putih”.

Oleh sebab itulah mengapa EPA menyarankan alternatif tuna kaleng saja. Pasalnya tuna kaleng sudah diolah sedemikian rupa sehingga kandungan merkurinya rendah dan cocok dijadikan sebagai pilihan menu makanan.

 

Referensi: