Panduan Lengkap MPASI

Menu makanan dan jadwal makanan pendamping ASI
Si Kuning yang Berkhasiat dan Kaya Vitamin ini Mudah Ditemui di Pasar
MPASI Labu Kuning
Gambar MPASI Labu Kuning

Selepas usia 6 bulan, bayi memang harus diajari untuk menyantap makanan selain ASI. Makanan pendamping ini memang disarankan dikonsumsi bayi setelah usia 6 bulan lantaran masih rentannya sistem pencernaan bayi yang sensitive terhadap makanan ‘asing’.

Nah, untuk itu, mengenalkan makanan pendamping memang perlu kesabaran dan secara bertahap, yakni mulai dari tekstur lembut hingga nanti makanan padat.

Selain untuk membiasakan diri menerima makanan selain ASI, pemberian MPASI berguna untuk memenuhi asupan nutrisi dan gizi bayi agar lebih kompleks lagi. Salah satu MPASI yang mempunyai banyak manfaat untuk sang buah hati adalah labu kuning.

Jika mom sering membuat kolak ketika bulan puasa tiba, maka mom pasti tidak asing lagi dengan jenis buah satu ini. Selain untuk kolak, labu kuning juga sering dibuat manisan lho. Penasaran kana pa aja sih nutrisi untuk bayi yang ada di dalam labu kuning? Yuk, simak ulasan berikut ini!

Kandungan Nutrisi yang Kompleks

Buah satu ini memang sangat baik diberikan untuk bayi. Pasalnya, dilansir dari laman ayahbunda.co.id, buah ini mempunyai kandungan vitamin A, vitamin C, zat besi, hingga kalium yang tidak sedikit lho mom. Tentunya mengonsumsi kandungan-kandungan nutrisi ini dapat membantu bayi menjaga kesehatannya dari serangan berbagai penyakit.

MPASI Labu Kuning

Manfaat Vitamin A, misalnya. Kandungan vitamin yang ada di dalam labu ini berguna untuk menjaga kesehatan mata, kulit, dan kekebalan tubuh bayi. Maka tidak heran ya mom kenapa labu berwarna kuning.

Ternyata warna kuning ini mengandung Betakaroten yang nantinya berubah menjadi vitamin A tatkala dicerna di dalam tubuh. Selain vitamin A, kandungan Vitamin C dalam labu juga sangat berguna untuk menajaga metabolisme tubuh dan sebagai antioksidan.

Sementara itu, zat besi di dalam labu berguna untuk proses pembentukan darah, khususnya untuk pembentukan hemoglobin (Hb). Sedangkan Kalium berguna untuk menjaga keseimbangan kadar air dan elektrolit di dalam tubuh. Bahkan nih, labu kuning juga kaya akan serat yang tentunya dapat membantu memperlancar bayi buang air besar. Wah, lengkap ya mom!

Mana yang Lebih Baik, Dipanggang atau Direbus?

Dalam memberikan labu kuning bagi bayi, mom dapat merebus dan bisa juga memanggangnya lho. Tapi agar si kecil suka dan tertarik untuk mencoba, mom bisa menambahkan variasi berupa taburan keju yang rendah garam atau bisa juga dicampur dengan sayuran lain seperti kacang garbanzo.

Ada salah satu menu sederhana dan pasti enak untuk buah hati yang dilansir dari laman cookpad.com, yaitu resep bubur labu kuning. Pertama-tama, mom siapkan saja 50 gram labu kuning dan 3 sdm susu formula cair. Selanjutnya mom bisa mulai mengukus labu sekitar 15 menit saja.

Setelah didiamkan, mom bisa langsung melumatkannya dan diberi tambahan susu cair. Kemudian saring saja bubur tersebut dan bisa mulai diberikan ke bayi. Mudah, bukan?

 

Referensi :