Panduan Lengkap MPASI

Menu makanan dan jadwal makanan pendamping ASI
Bolehkah Mengganti MPASI Nasi Dengan Jagung, Kentang, atau Ubi?
Makanan Berserat Untuk Bayi
Gambar Makanan Berserat Untuk Bayi

Menurut dokter spesialis anak Klara Yuliarti dalam acara bedah buku yang berjudul Kenali Keunikan Saluran Cerna Anak untuk Nutrisi yang Optimal di Jakarta, peran nasi sebagai MPASI tidak boleh digantikan dengan jagung, kentang, ataupun ubi.

Jagung, kentang, dan ubi, menurut dr Klara, memiliki kandungan serat yang tinggi sehingga dapat mengakibatkan bayi sembelit. Menurutnya, kebutuhan serat pada bayi hanya 5 gram setiap hari dan bisa dipenuhi hanya dengan mengkonsumsi nasi atau daging.

5 gram serat satu sendok teh

Satu sendok teh serat seperti gambar di atas memiliki massa 5 gram. Pertanyaanya, berapa banyak nasi, jagung, ubi, atau kentang yang dibutuhkan untuk memenuhi asupan 5 gram serat?

Kandungan Serat Jagung, Ubi, dan Kentang

Menurut Santoso (2011) serat pangan atau dietary fiber tidak memiliki zat gizi. Meskipun demikian, serat pangan memiliki kemampuan untuk mengontrol berat badan dan kolesterol.

  • Kandungan serat pada 100 gram kentang rebus yaitu 1,8 gram.
  • Kandungan serat pada 100 gram jagung manis yaitu 2,8 gram.
  • Berdasarkan SahabatNestle.co.id, kandungan serat pada 100 gram ubi Cilembu yaitu sekitar 4 gram.
Ubi CIlembu

Ubi memiliki kandungan serat tertinggi dibandingkan jagung dan kentang. Menurut Indrie Ambarsari (2009) rata-rata kandungan serat kasar yang terdapat pada tepung ubi jalar yang dihasilkan di Indonesia yaitu 3,93%.

Sisi negatif serat muncul ketika serat pangan dikonsumsi secara berlebih.

Kelebihan serat mengakibatkan zat gizi (terutama vitamin D dan E) dan mineral terserap oleh serat, bukan oleh tubuh. Hal tersebut dapat mengakibatkan tubuh kekurangan gizi.

Porsi yang dianjurkan untuk orang dewasa yaitu 30 gram serat setiap hari.

Kandungan Serat Pada Nasi

Menurut Kusharto (2007) kandungan serat pada setiap 100 gram nasi yaitu 0.2 gram. Kandungan serat nasi tersebut 20 kali lebih kecil dibandingkan ubi Cilembu. Oleh karenanya, nasi lebih aman untuk bayi dalam menjaga asupan seratnya supaya tidak berlebih.

MPASI Nasi Untuk Bayi

Untuk menjaga asupan serat supaya tidak kurang atau lebih, bunda harus menggabungkan bahan makanan satu dengan yang lain. Menurut kami, nasi dan daging saja tidak cukup. Melainkan, harus gabungan dari berbagai makanan berserat baik itu sayuran, buah-buahan, atau kacang-kacangan.

Oleh karena itu dalam menentukan berapa banyak nasi, jagung, ubi, atau kentang yang dibutuhkan bayi untuk memenuhi kebutuhan seratnya, bunda harus menghitung sendiri berdasarkan data di atas dan mengkombinasikannya satu sama lain.

Kesimpulan

Boleh mengganti nasi dengan kentang, ubi, atau jagung untuk MPASI bayi asalkan memenuhi syarat sebagai berikut.

  • Kebutuhan karbohidrat bayi terpenuhi.
  • Jumlah asupan serat tidak lebih dari 5 gram sehari.
  • Kebutuhan gizi bayi terpenuhi oleh sumber makanan lainnya.

Referensi

  • Indrie Ambarsari, S., & Choliq, A. (2009). Rekomendasi dalam penetapan standar mutu tepung ubi jalar. Ungaran: Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP).
  • Kusharto, C. M. (2007). Serat makanan dan perannya bagi kesehatan. Jurnal Gizi dan Pangan1(2), 45-54.
  • Santoso, I. A. (2011). Serat pangan (dietary fiber) dan manfaatnya bagi kesehatan. Magistra23(75), 35.
  • Nutrisi Lengkap Ubi Cilembu, SahabatNestle.co.id

Artikel di atas belum ada tanggapan. Jadilah yang pertama memberikan pendapat. Pendapat bunda akan sangat berharga bagi yang lain.

* Wajib diisi.