Panduan Lengkap MPASI

Menu makanan dan jadwal makanan pendamping ASI

MPASI 18 Bulan: Ayam Oat

Ayam Oat Setelah Digoreng
Gambar Ayam Oat Setelah Digoreng

Deskripsi

Struktur gigi anak usia 18 bulan semakin lengkap sehingga daya kunyahnya pun harus dilatih supaya kian kuat. MPASI usia 18 bulan boleh bertekstur kering dan agak alot, tetapi kandungan gizinya tetap terpenuhi dan bukan jenis makanan yang dipanaskan berkali-kali. Untuk anak usia di bawah dua tahun, usahakan penyajian MPASI fresh.

Kandungan Gizi Dan Manfaat Daging Ayam

Daging ayam adalah sumber protein hewani yang paling sering dikonsumsi, khususnya di Indonesia. Hal itu dikarenakan harga daging ayam yang lebih terjangkau dibandingkan daging sapi dan kambing. Pengolahan daging ayam pun sangat fleksibel diaplikasikan dalam masakan. Mengandung 293 kalori per 100 gram dan daging ayam cocok menjadi bahan utama MPASI.

Bagian daging ayam yang terbaik untuk dijadikan MPASI adalah dada yang memiliki kandungan lemak paling rendah. Variasi menu olahan MPASI yang lezat dan sekaligus pula dapat dinikmati oleh seluruh anggota keluarga sebagai sajian untuk berbuka puasa adalah ayam oat sehat yang sekilas memiliki tampilan mirip dengan ayam goreng tepung.

Mengolah Ayam Oat Sehat Untuk MPASI

Ayam oat adalah menu yang menggabungkan protein hewani dengan karbohidrat rendah lemak berupa oat atau yang lebih dikenal sebagai gandum. Oat mengenyangkan, sama seperti nasi, namun kandungan karbohidratnya lebih rendah. Dengan demikian, anak dapat mengonsumsi ayam oat tersebut tanpa didampingi dengan nasi lagi dan akan merasa kenyang.

Ayam Oat Sehat Bukan Sekedar Ayam Goreng Tepung

Meskipun secara tampilan dan proses pembuatan, ayam oat sehat mirip dengan ayam goreng tepung biasa, faktanya penambahan oat dan nihilnya penggunaan penyedap rasa membuat ayam oat jauh lebih sehat, terutama jika dijadikan sebagai menu MPASI anak usia 18 bulan.

Pembuatannya pun cukup praktis sehingga tidak akan terasa berat meski mengolahnya ketika tengah berpuasa dan pasti akan menjadi favorit seluruh keluarga.

Durasi Memasak

  • Persiapan:
  • Memasak:
  • Total waktu:

Bahan/Bumbu

  • ½ kilogram daging ayam segar
  • 80 gram oat siap olah, bisa dibeli di minimarket, pilih varian plain
  • 1 butir telur ayam kampung
  • 2 siung bawang putih
  • ½ kilogram tepung terigu
  • ¼ kilogram tepung beras
  • 50 gram tepung kanji
  • Merica
  • Garam
  • Ketumbar

Cara Memasak

  1. Cuci bersih dan potong-potong daging ayam sesuai selera
  2. Rebus daging ayam dan beri garam secukupnya untuk menghasilkan kaldu serta memberi rasa pada daging. Angkat daging ayam dan tiriskan
  3. Haluskan oat, bawang putih, ketumbar, dan merica menggunakan blender/food processor
  4. Campurkan hasil blenderan tadi dengan daging ayam hingga terbalur secara merata, kemudian masukkan dalam wadah tertutup, lalu masukkan ke dalam lemari pendingin. Diamkan selama kurang lebih 1 jam
  5. Selama menunggu, siapkan adonan tepung dengan mencampurkan tepung terigu, tepung beras, dan tepung kanji hingga merata, lalu tambahkan garam dan merica. Ambil 50 gram dari adonan tepung tersebut dan letakkan pada wadah terpisah, lalu berikan tambahkan kaldu supaya menjadi adonan basah
  6. Jika sudah satu jam, keluarkan ayam dari lemari es lalu baluri dengan adonan basah, kemudian adonan kering, lantas dicelupkan pada kocokan telur dan kembali dibalurkan pada adonan kering
  7. Goreng hingga berwarna cokelat keemasan